RSS

VITAMIN.STKIP PGRI PACITAN

27 Des

VITAMIN

Vitamin adalah sekelompok zat, substansi atau senyawa penting yang membantu kelancaran jalannya seluruh proses metabolisme dalam tubuh.
Penemuan Vitamin – Awal abad 20, vitamin sudah dikenal.
Sejak tahun 1887-1905 muncul penelitian-penelitian dengan makanan
yang dimurnikan dan makanan utuh. Dengan hasil: ditemukan suatu zat
aktif dalam makanan yang tidak tergolong zat gizi utama dan berperan
dalam pencegahan penyakit (Scurvy dan Rickets).
Pada tahun 1912, Funk mengusulkan memberi nama vitamine untuk zat
tersebut. Tahun 1920, vitamin diganti menjadi vitamine dan diakui
sebagai zat esensial.

Secara umum, vitamin dibagi jadi 2 kelompok, yakni:
• Vitamin yang larut dalam lemak , berupa vitamin A, D, E, dan K.
• Vitamin yang larut dalam air , seperti kompleks vitamin B (vitamin B1 atau tiamin, vitamin B3 atau niasin, vitamin B12, asam folat, asam pantotenat, biotin), dan vitamin C.

Pada kenyataannya, sayuran dan buah-buahan hanya mengandung beberapa jenis vitamin, seperti vitamin C, E, K, dan beberapa macam vitamin B (seperti asam folat, biotin, dan lain-lain). Juga, sayuran dan buah-buahan merupakan fitokimia yang bersifat provitamin, seperti karotenoid (provitamin A). Bagaimana dengan vitamin A, B6, B12, dan D? Umumnya, vitamin tersebut berasal dari sumber hewani. Misalnya, hati, susu dan aneka jenis produk olahannya.

Mineral adalah sekelompok senyawa anorganik yang juga dibutuhkan tubuh untuk kelancaran seluruh proses metabolisme, selain vitamin.

Mineral yang diperlukan oleh tubuh dikelompokkan jadi 2, yaitu:
• Trace elements . Adalah mineral yang diperlukan tubuh dalam jumlah kecil (kurang dari 100 mg/hari), yakni zat besi, seng, tembaga, kobalt , yodium, kromium, mangan, molybdenum, selenium, vanadium, nikel, serta silikon.

Mineral tubuh dapat didapat dari bahan-bahan makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Di antaranya, garam, makanan laut, serta susu dan produk olahannya.

Vitamin dan mineral diperlukan oleh tubuh agar seluruh proses metabolisme, termasuk juga proses tumbuh kembang bayi dan anak balita, dapat berjalan lancar. ( Lihat boks “Fungsi Vitamin dan Mineral dalam Tumbuh Kembang Anak”)

Ada juga. Vitamin bersama-sama dengan mineral berfungsi sebagai zat pengatur jalannya proses metabolisme. Di samping itu, kedua zat tersebut dapat memperlambat proses penuaan sel, menghambat tumbuhnya sel-sel kanker, menghambat munculnya penyakit jantung dan osteoporosis (pengeroposan tulang), memperbaiki sistem kekebalan tubuh, serta membantu penyembuhan berbagai gangguan kesehatan. Yang pasti, tanpa kehadiran vitamin dan mineral, akan banyak proses penyerapan zat gizi oleh tubuh yang terganggu

Fungsi Vitamin dan Mineral dalam Tumbuh Kembang Anak

Menurut George Robert Kim, M.D., F.A.A.P., Direktur Pelayanan Pasien di Department of Pediatrics pada The John Hopkins Medical Institutions , Amerika Serikat, inilah sejumlah vitamin dan mineral plus fungsinya masing-masing yang dapat membantu proses tumbuh kembang bayi dan balita:

Vit. A
Membantu perkembangan fungsi sistem penglihatan dan sistem imun (daya kekebalan tubuh).

Vit. B
Membantu metabolisme karbohidrat dan protein, serta perkembangan sel-sel darah dan sistem saraf.

Vit. C
Membentuk kolagen dan jaringan pengikat.

Vit. D
Membantu proses pembentukan tulang dan metabolisme kalsium.

Vit. E
Membangun efek antioksidan, serta pembentukan asam folat yang dibutuhkan dalam perkembangan sel-sel darah dan sistem saraf.

Vit. K
Membantu proses penggumpalan darah.

Kalsium
Membantu pertumbuhan tulang dan gigi, serta fungsi otot.

Zat besi
Membantu proses pembentukan sel-sel darah dan transfer energi.

Magnesium
Membantu fungsi otot dan saraf.

Seng
Membantu pembentukan sistem imun.
Sedang mineral yang tergolong mikronutrisi :
Besi, seng, mangan, tembaga, selenium, yodida, fluorida
Mineral ini berfungsi mengaktifkan enzim yang dibutuhkan untuk
Metabolisme
AKIBAT DARI KEKURANGAN VITAMIN

1. Vitamin A
Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin A yaitu Keratomalasia, kulit pucat, kering rabun senja, katarak, infeksi saluran pernapasan, menurunnya daya tahan tubuh, kulit yang tidak sehat, dan lain-lain.
2. Vitamin B1
Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin B1 yaitu kulit kering/kusik/busik, kulit bersisik, daya tahan tubuh berkurang.
3. Vitamin B2
Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin B2 yaitu turunnya daya tahan tubuh, kilit kering bersisik, mulut kering, bibir pecah-pecah, sariawan, dan sebagainya
4. Vitamin B3
Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin B3 yaitu terganggunya sistem pencernaan, otot mudah keram dan kejang, insomnia, bedan lemas, mudah muntah dan mual-mual, dan lain-lain
5. Vitamin B5
Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin B5 yaitu otot mudah menjadi kram, sulit tidur, kulit pecah-pecah dan bersisik, dan lain-lain
6. Vitamin B6
Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin B6 yaitu pelagra alias kulit pecah-pecah, keram pada otot, insomnia atau sulit tidur, dan banyak lagi lainnya.
7. Vitamin B12
Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin B12 yaitu kurang darah atau anemia, gampang capek/lelah/lesu/lemes/lemas, penyakit pada kulit, dan sebagainya
8. Vitamin C
Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin C yaitu sisitem imun kurang, sariawan, kurangnya daya pikir, mudah infeksi pada luka, gusi berdarah, rasa nyeri pada persendian, dan lain-lain
9. Vitamin D
Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin D yaitu gigi akan lebih mudah rusak, otok bisa mengalami kejang-kejang, pertumbuhan tulang tidak normal yang biasanya betis kaki akan membentuk huruf O atau X.
10. Vitamin E
Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin E yaitu bisa mandul baik pria maupun wanita, gangguan syaraf dan otot, dll
11. Vitamin K
Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin K yaitu darah sulit membeku bila terluka/berdarah/luka/pendarahan, pendarahan di dalam tubuh, dan sebagainya.

MAKANAN SUMBER VITAMIN

1. NABATI
SAYURAN & BUAH-BUAHAN
Contoh Vitamin yang terkandung dalam Sayuran dan Buah-buahan :
Vitamin : C, E, K dan beberapa Vitamin B (asam folat, biotin dll) serta
sebagian Vitamin A

2. HEWANI
Misalnya :hati, susu dan aneka jenis produk olahannya.
Banyak mengandung Vitamin A, B6, B12, dan D.

FUNGSI VITAMIN
• Vitamin diperlukan oleh tubuh agar seluruh proses metabolisme,
termasuk juga proses tumbuh kembang bayi dan anak balita, dapat
berjalan lancar
• Vitamin berfungsi sebagai zat pengatur jalannya proses metabolisme.
• memperlambat proses penuaan sel,
• menghambat tumbuhnya sel-sel kanker,
• menghambat munculnya penyakit jantung dan osteoporosis
(pengeroposan tulang
• memperbaiki sistem kekebalan tubuh, serta
• membantu penyembuhan berbagai gangguan kesehatan.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Desember 27, 2011 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: